Langsung ke konten utama

SUNNI ABADI MELAWAN SYI'AH

permusuhan abadi hingga Hari
Kiamat
Berikut ini adalah perbedaan yang
sangat menonjol antara agama
islam dengan agama syi’ah, yang
dengannya mudah-mudahan kaum
muslimin dapat mengetahui hakekat
sebenarnya ajaran agama syi’ah.
1. Pembawa Agama Islam adalah
Muhammad Rasulullah.
1. Pembawa Agama Syi’ah adalah
seorang Yahudi bernama Abdullah
bin Saba’ Al Himyari. [Majmu'
Fatawa, 4/435]
2. Rukun Islam menurut agama
Islam:
1. Dua Syahadat
2. Sholat
3. Puasa
4. Zakat
5. Haji
[HR Muslim no. 1 dari Ibnu Umar]
2. Rukun Islam ala agama Syi’ah:
1. Sholat
2. Puasa
3. Zakat
4. Haji
5. Wilayah/Kekuasaan
[Lihat Al Kafi Fil Ushul 2/18].
Rukun Iman menurut agama Islam
ada 6 perkara, yaitu:
1. Iman Kepada Allah
2. Iman Kepada Malaikat
3. Iman Kepada Kitab-Kitab
4. Iman Kepada Para Rasul
5. Iman Kepada hari qiamat
6. Iman Kepada Qadha Qadar.
3. Rukun Iman ala Agama Syi’ah
ada 5 Perkara, yaitu:
1. Tauhid
2. Kenabian
3. Imamah
4. Keadilan
5. Qiamat
4. Kitab suci umat Islam Al Qur’an
yang berjumlah 6666 ayat (menurut
pendapat yang masyhur).
4. Kitab suci kaum Syi’ah Mushaf
Fathimah yang berjumlah 17.000
ayat (lebih banyak tiga kali lipat
dari Al Qur’an milik kaum
Muslimin).[Lihat kitab mereka
Ushulul Kafi karya Al Kulaini 2/634]
5. Adzan menurut Agama Islam:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan
rōsulullōh) 2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 2 kali
5. Adzan Ala Agama Syi’ah:
(Allōhu akbar) 4 kali
(Asyhadu allā ilāha illallōh) 2 kali
(Asyhadu anna Muhammadan
rōsulullōh) 2 kali
(Asyhadu anna ‘Aliyyan waliyullōh)
2 kali
(Hayya ‘alash Sholāh) 2 kali
(Hayya ‘alal falāh) 2 kali
(Hayya ‘alā khoiril ‘amal) 2 kali
(Allōhu akbar) 2 kali
(Lā ilāha illallōh) 2 kali
6. Islam meyakini bahwa sholat
diwajibkan pada 5 waktu.
6. Agama Syi’ah meyakini bahwa
sholat diwajibkan hanya pada 3
waktu saja.
7. Islam meyakini bahwa sholat
jum’at hukumnya wajib. [QS Al
Jumu'ah:9]
7. Agama Syi’ah meyakini bahwa
sholat jum’at hukumnya tidak
wajib.
8. Islam menghormati seluruh
sahabat Rasulullah dan meyakini
mereka orang-orang terbaik yang
digelari Radhiallohu ‘Anhum oleh
Allah. [QS At Taubah:100]
8. Agama Syi’ah meyakini bahwa
seluruh sahabat Rasulullah telah
kafir (Murtad) kecuali Ahlul Bait
(versi mereka), salman Al Farisi, Al
Miqdad bin Al Aswad, Abu Dzar Al
Ghifari. [Ar Raudhoh Minal Kafi
Karya Al Kulaini 8/245-246]
 —

Postingan populer dari blog ini

kumpulan kata mutiara terbaru – kata-kata bijak nasehat islami – sms tausiyah

kumpulan kata mutiara terbaru – kata-kata bijak nasehat islami – sms tausiyah Syaikh ‘Abdul Maalik Al Qoosim: “Aku heran pada orang yang lima kali membasuh wajahnya setiap hari, memenuhi panggilan mu’adzdzin, tetapi tidak mencuci hatinya sekalipun dalam satu tahun agar menghilangkan kotoran ketergantungan terhadap dunia, kelamnya hati dan buruknya akhlaq.” “Semenjak kenal manusia, aku tidak senang pujian mereka, dan juga tidak benci celaan mereka.” Ada yang bertanya, “Kenapa bisa demikian?” beliau menjawab, “Karena mereka yang memuji itu berlebih-lebihan dan mereka yang mencela itu terlalu meremehkan.” -Malik bin Dinar-
(Shifatus Shafwah : III/276) “Sesungguhnya Allah mencintai orang orang yang tidak menonjolkan diri, taqwa, & shalih. Apabila tidak hadir, mereka tak dicari cari. Apabila hadir mereka tak dikenali. Mereka bagaikan lentera lentera petunjuk yang menerangi setiap kegelapan.” (HR. Al Mundziri dalam At Targhib wat Tarhib, hasan) ibnul qayyim al jauziyah berkata: “Sungguh suat…

kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru – kata mutiara cinta romantis islami – kata-kata mutiara bijak – kata mutiara islam – kalimat mutiara bijak

kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru
kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru – kata mutiara cinta romantis islami – kata-kata mutiara bijak – kata mutiara islam – kalimat mutiara bijak Ciri-ciri tidak ikhlas dalam beramal: bila dipuji.. tambah semangat. Bila tidak dipuji.. kurang semangat. Jika dicela.. patah semangat. Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.” “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan bena…