Langsung ke konten utama

Nasehat Agar Tidak Bermaksiat

Pernahkah kita berpikir, ketika tergerak hati kita untuk bermaksiat..
Sanggupkah kita tinggal selain dari bumi Allah ini?

ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥِ ﺍﻟﺮَّﺟِﻴﻢِ

ﺃﻓََﺄﻣَِﻦَ ﺃَﻫﻞﺍﻟُْ ْﻘﺮَُﻯٰ ﺃَﻥْ ﻳَﺄﺗِْﻴﻬَُﻢْ ﺑَﺄﺳُْﻨﺎَ ﺑﻴََﺎﺗﺎً ﻭﻫَُﻢْ ﻧَﺎﺋﻤُِﻮﻥَ

"Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?

ﺃَﻭَﺃَﻣِﻦَ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟْﻘُﺮَﻯٰ ﺃَﻥْ ﻳَﺄْﺗِﻴَﻬُﻢْ ﺑَﺄْﺳُﻨَﺎ ﺿُﺤًﻰ ﻭَﻫُﻢْ ﻳَﻠْﻌَﺒُﻮﻥ‎َ‎


َAtau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?"
(QS. Al-A'Raaf: 97-98)

Ini ubun-ubunku yang selalu berbuat maksiat, kesalahan, bersimpuh dihadapan-Mu...

Bisakah kita makan selain dari Rizqi yang diberikan oleh Allah?!

Bisakah kita bersembunyi ke tempat yang tidak terlihat dan tidak terdengar oleh Allah?!

Sanggupkah kita ketika Malaikat Maut datang menjemput nyawa kita, lalu kita tolak katakan "saya tidak mau mati"?!

ﺃَﻓَﺄَﻣِﻨُﻮﺍ ﻣَﻜْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ۚ ﻓَﻠَﺎ ﻳَﺄْﻣَﻦُ ﻣَﻜْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟْﻘَﻮْﻡُ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮُﻭﻥَ‎

"Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi"
(QS. Al-A'raaf:99)

Bisakah kita, Ketika Malaikat Zabaniyah kelak menyeret ke dalam Neraka, lalu salah seorang berkata "saya tidak mau" lalu dia lari?!

Kalau itu tidak bisa kita lakukan, lalu, apa yang membuat kita lancang tuk bermaksiat terhadap Allah??

========================

Tonton Videonya Disini
Atau
Download Videonya Disini

========================

Postingan populer dari blog ini

kumpulan kata mutiara terbaru – kata-kata bijak nasehat islami – sms tausiyah

kumpulan kata mutiara terbaru – kata-kata bijak nasehat islami – sms tausiyah Syaikh ‘Abdul Maalik Al Qoosim: “Aku heran pada orang yang lima kali membasuh wajahnya setiap hari, memenuhi panggilan mu’adzdzin, tetapi tidak mencuci hatinya sekalipun dalam satu tahun agar menghilangkan kotoran ketergantungan terhadap dunia, kelamnya hati dan buruknya akhlaq.” “Semenjak kenal manusia, aku tidak senang pujian mereka, dan juga tidak benci celaan mereka.” Ada yang bertanya, “Kenapa bisa demikian?” beliau menjawab, “Karena mereka yang memuji itu berlebih-lebihan dan mereka yang mencela itu terlalu meremehkan.” -Malik bin Dinar-
(Shifatus Shafwah : III/276) “Sesungguhnya Allah mencintai orang orang yang tidak menonjolkan diri, taqwa, & shalih. Apabila tidak hadir, mereka tak dicari cari. Apabila hadir mereka tak dikenali. Mereka bagaikan lentera lentera petunjuk yang menerangi setiap kegelapan.” (HR. Al Mundziri dalam At Targhib wat Tarhib, hasan) ibnul qayyim al jauziyah berkata: “Sungguh suat…

kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru – kata mutiara cinta romantis islami – kata-kata mutiara bijak – kata mutiara islam – kalimat mutiara bijak

kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru
kata mutiara – kumpulan kata-kata mutiara islami terbaru – kata mutiara cinta romantis islami – kata-kata mutiara bijak – kata mutiara islam – kalimat mutiara bijak Ciri-ciri tidak ikhlas dalam beramal: bila dipuji.. tambah semangat. Bila tidak dipuji.. kurang semangat. Jika dicela.. patah semangat. Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.” Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.” “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan bena…